MILO School Competition

Sep 21, 2011
Presiden Direktur Nestle Indonesia berbincang 

MILO SCHOOL COMPETITION : TURUT MAJUKAN BULUTANGKIS SATU DEKADE

Pada tanggal 16 Februari 2011, Nestlé Indonesia mencanangkan MILO School Competition, satu-satunya kompetisi bulutangkis beregu antar Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Indonesia yang pada tahun 2011 ini telah memasuki satu dekade (10 tahun) penyelenggaraannya. MILO School Competition turut memberi andil dalam regenerasi atlet dan permasalahan bulutangkis di Indonesia, dengan diikuti oleh total 25.600 murid SD dan SMP di 24 kota Indonesia selama satu dekade ini.

“Kami bangga dapat turut ambil bagian dalam pembinaan bulutangkis di Indonesia, sebagai salah satu cabang olahraga favorit," demikian Arshad Chaudhry, Presiden Direktur PT Nestlé Indonesia. “Kami percaya bahwa melalui olahraga, termasuk bulutangkis ini, anak-anak Indonesia juga sekaligus belajar nilai-nilai kehidupan seperti pantang menyerah, kerjasama tim, sportifitas dan percaya diri,” tambahnya

MILO School Competition merupakan salah satu bukti komitmen jangka panjang Nestlé dalam turut memajukan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat, sejalan dengan strategi Nestlé dalam gizi, kesehatan dan keafiatan.

Sejumlah  3621 peserta mengambil bagian MILO School Competition 2011yang berlangsung di Jakarta, Batam, Samarinda, Gresik dan Pontianak dari Februari hingga April lalu. Sejumlah 37 putra puteri murid SD dan SMP berhasil lolos seleksi untuk mengikuti  Grand Final dan mendapatkan pelatihan fisik serta penyuluhan teknis dan gemblengan mental dari Christian Hadinata (62 tahun), mantan pemain bulutangkis spesialis ganda Indonesia, di Stadion Rawa Badak Jakarta.

Pada akhirnya, Abdi Muin dari SMPN 8 Balikpapan dan Sarah Cristin dari SMP Yadika 2  Jakarta tampil sebagai juara nasional tunggal putera dan tunggal puteri SMP dalam babak Grand Final MILO School Competition 2011 di Pelatnas PBSI (Pemusatan Latihan Nasional Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia) , Cipayung, Jakarta Timur, 8 Juni 2011. Selain uang pembinaan, mereka  berhak mendapatkan pelatihan selama dua minggu di Taufik Hidayat Camp.

Bertekad Menjadi Juara Dunia

Sarah Cristin kembali tampil menjadi juara MILO School Competition 2011 di kategori tunggal puteri SMP,  setelah pada tahun lalu menjadi  juara di kategori tunggal puteri SD. Gadis usia 13 tahun ini, mempunyai cita-cita ingin menjadi pemain bulutangkis tingkat dunia. “Untuk menjadi seorang juara dunia, dibutuhkan latihan yang keras, disiplin waktu, dan tentunya menjaga pola makan” ujar Sarah.  Susi Susanti dan Taufik Hidayat merupakan atlet idolanya.

Sementara Abdi Muin juara nasional MILO School Competition 2011 kategori tunggal putera SMP dari Pontianak mengatakan “Saya bangga bisa menjadi Juara, apalagi diberikan kesempatan untuk mengikut latihan di Taufik Hidayat Camp selama dua minggu. Ini akan merupakan pengalaman baru bagi saya yang tidak  terlupakan.”

MILO merupakan minuman coklat berenergi yang dapat menghasilkan energi secara optimal.  Nestlé MILO selalu berkomitmen untuk mendukung olah raga dan gaya hidup sehat dengan mensponsori berbagai kegiatan olah raga selama beberapa puluh tahun terakhir di Indonesia.