Tujuh cara menyiapkan makanan yang aman

Kami memiliki Sistem Manajemen Keamanan Makanan yang bersertifikasi untuk menjamin keamanan semua produk Nestlé, mulai dari pemilihan bahan baku hingga proses produksi dan pengemasan.

Prinsip-prinsip dasar kebersihan makanan yang diterapkan oleh produsen makanan seperti kami untuk menjamin kualitas dan keamanan juga dapat diterapkan di rumah. Berikut tujuh cara menyiapkan makanan yang aman di dapur Anda.



1. Pilih resep dengan seksama




Saat Anda memilih menu untuk keluarga dan teman-teman, pastikan Anda mengetahui apakah salah satu dari mereka memiliki alergi atau pantangan lainnya. Pilihlah menu yang dapat memberikan asupan gizi yang tepat dalam jumlah yang tepat pula.

Kami di Nestlé memastikan bahwa seluruh produk diformulasikan sedemikian rupa sehingga aman untuk dikonsumsi.



2. Pilih bahan makanan dengan baik




Makanan yang aman berawal dari bahan yang aman. Pastikan bahwa bahan makanan yang Anda beli segar dan masih dalam batas waktu aman untuk dikonsumsi. Ingatlah untuk selalu mencuci buah dan sayuran dengan air bersih.

Kami bekerja sama dengan para petani, peternak dan pemasok bahan baku produksi kami untuk memastikan bahwa seluruh bahan baku tersebut aman untuk digunakan dalam produk-produk kami.



3. Cuci tangan




Mencuci tangan merupakan kegiatan yang sederhana namun memberikan manfaat. Sebelum Anda menyiapkan makanan, pastikan bahwa tangan Anda dan seluruh peralatan yang akan digunakan sudah bersih.

Bersihkan area memasak Anda, termasuk talenan dan peralatan lainnya sebelum dan sesudah memasak, terutama jika terpapar dengan bahan makanan mentah. Hal ini penting untuk mencegah penyebaran mikroorganisme yang berbahaya.



4. Pisahkan bahan-bahan makanan




Pisahkan daging merah, ayam dan makanan laut mentah dari bahan-bahan lainnya dan jangan gunakan pisau atau alat dapur yang sama untuk bahan-bahan tersebut.

Di pabrik-pabrik Nestlé, kami menggunakan perlengkapan dan peralatan yang berbeda untuk pengolahan setiap bahan demi mencegah timbulnya masalah terkait mikrobiologi dan pemicu alergi.



5. Masak hingga benar-benar matang




Proses memasak bukan hanya membuat makanan terasa lebih lezat, tapi juga membantu menghilangkan mikroorganisme yang berbahaya. Pastikan bahwa Anda memasak makanan pada suhu yang tepat. Jangan juga memasak terlalu lama, karena hal ini dapat mengurangi kandungan gizi yang terdapat pada bahan makanan.



6. Simpan dengan aman




Jika Anda memiliki sisa makanan di rumah, jangan langsung disimpan ke dalam kulkas dalam keadaan panas. Simpan makanan yang telah didinginkan menggunakan kotak makanan yang tertutup rapat. Sebelum Anda mengonsumsi makanan tersebut, panaskan kembali sampai makanan benar-benar panas. Habiskan makanan dalam waktu dua hari.

Mendinginkan makanan dengan baik dapat membantu mencegah pengembangbiakan bakteri berbahaya. Sebelum Anda mulai memasak, jangan biarkan bahan makanan yang telah didinginkan berada terlalu lama di luar kulkas. Selalu pisahkan bahan makanan mentah dari makanan matang.



7. Bagilah pengetahuan Anda




Anda dapat mengajak keluarga dan teman-teman untuk turut memperhatikan keamanan makanan dengan berbagi informasi seputar pengetahuan dasar kebersihan makanan.

Kami senantiasa berbagi pengetahuan tentang keamanan makanan dengan berbagai pihak di industri makanan, termasuk pihak berwenang dan para konsumen setia kami.

Cara-cara penyimpanan dan penggunaan produk serta informasi terkait pemicu alergi tertera dengan jelas di seluruh kemasan produk kami.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai keamanan makanan, kunjungi situs WHO (bahasa Inggris)


Unduh infografis '7 Steps to Safe Food' (pdf, 625KB)