Enam hal yang perlu Anda siapkan sebelum mencari pekerjaan

Proses mencari sebuah pekerjaan, apalagi pekerjaan pertama setelah menyelesaikan pendidikan, bisa menjadi sebuah proses yang menakutkan. Namun, Anda bisa mempersiapkan diri untuk menghadapi segala kemungkinan dengan memerhatikan enam hal berikut ini sebelum mulai mengirimkan CV ke berbagai perusahaan yang menarik minat Anda:

Informasi seperti apa yang akan orang temukan saat mencari tahu tentang Anda?

1. Tetapkan tujuan Anda.

Tanyakan pada diri Anda sendiri, apa yang Anda ingin capai dalam karier, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Pikirkan hal-hal berikut:

  • Saya suka mengerjakan hal-hal seperti apa?
  • Hal-hal seperti apa yang bisa saya kerjakan dengan baik?
  • Apa saja keahlian dan pengetahuan saya?
  • Seperti apa ciri-ciri pekerjaan yang penting bagi saya?

2. Rapikan CV Anda.

Setiap kata yang ada di dalam CV Anda memiliki nilai penting:

  • Perbarui bagian pendidikan dalam CV Anda setiap kali diperlukan. Jika Anda telah menyelesaikan pendidikan tinggi, maka Anda hanya perlu mencantumkan gelar dari jenjang tersebut dan tidak perlu menyebutkan sekolah-sekolah Anda sebelumnya, sehingga dapat ditulis dalam satu baris.
  • Sesuaikan CV Anda untuk setiap lamaran dan perusahaan berbeda. Pelajari deskripsi pekerjaan yang Anda lamar dan angkat pengalaman yang paling relevan dalam CV Anda.
  • Buatlah CV dengan ringkas dan lugas. Setiap perusahaan menerima banyak sekali lamaran setiap hari, jadi tidak perlu mencantumkan terlalu banyak detail yang hanya akan membuat CV Anda tenggelam di antara lamaran-lamaran yang lain.

3. Lakukan 'tes Google'.

Apa yang akan ditemukan oleh perusahaan yang mungkin akan mempekerjakan Anda jika mereka mencari nama Anda di Google? Sudahkah Anda memastikan untuk memasang aturan privasi yang cukup pada akun-akun online Anda dan memisahkan antara akun personal dan profesional?

4. Cobalah ikuti sebuah kursus atau berpartisipasi menjadi sukarelawan.

Tambah nilai profil Anda di mata perusahaan dengan mengikuti sebuah kursus atau menjadi seorang sukarelawan. Kedua hal ini menunjukkan etos kerja yang kuat dan membuktikan bahwa Anda memiliki inisiatif. Kegiatan-kegiatan seperti ini juga akan memperkaya CV Anda dan menawarkan semakin banyak hal yang dapat dibicarakan pada saat wawancara kerja. Selain itu, mengikuti kursus atau menjadi sukarelawan dapat membantu memperluas jaringan profesional Anda.

5. Ikuti akun media sosial dari merek atau perusahaan yang ingin Anda tuju.

Jika Anda sudah memiliki akun di situs-situs seperti Facebook dan Twitter, lihatlah fanpage dari perusahaan tempat Anda ingin melamar pekerjaan dan ikuti akun tersebut. Anda tidak hanya akan mendapatkan berita terkini dan informasi lowongan pekerjaan, tapi juga bisa mengenal lebih jauh budaya kerja di dalam perusahaan tersebut. Anda akan dapat memahami dengan lebih baik seperti apa situasi di dunia kerja saat ini dan apakah karakter Anda akan cocok dengan budaya di dalam perusahaan yang Anda tuju. Jangan lupa, ikuti juga fanpage Facebook Nestlé Indonesia!

6. Bangun terus jaringan profesional Anda.

Orang-orang cenderung lebih ingin bekerja sama dengan orang lain yang sudah mereka kenal, atau direkomendasikan oleh orang yang mereka kenal. Beri tahu teman, keluarga, kawan saat di sekolah atau universitas dulu, serta rekan-rekan kerja Anda sebelumnya bahwa Anda sedang mencari pekerjaan, dan jangan takut meminta bantuan mereka untuk memperkenalkan Anda dengan orang-orang di jaringan profesional mereka. Profil Anda di LinkedIn dapat membantu memperbesar jaringan, tapi jangan lupa bahwa menghadiri pameran pendidikan, acara-acara alumni serta konferensi juga penting untuk memperluas kesempatan Anda mengenal orang baru.