Peresmian Gerakan Posyandu Peduli Tumbuh-Aktif-Tanggap 2012

Jan 24, 2012
Peresmian Posyandu TAT 2012
POSYANDU PEDULI TAT: Peningkatan kualitas posyandu di Indonesia untuk anak-anak Indonesia yang lebih sehat dan sebagai apresiasi bagi para kader terbaik.

Gerakan Posyandu Tumbuh-Aktif-Tanggap 2012 diresmikan oleh Ketua Umum Tim Penggerak PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) Pusat Hj. Vita Gamawan Fauzi, SH, didampingi Presiden Direktur PT Nestlé Indonesia Arshad Chaudhry sebagai mitra kerjasama, dalam kegiatan Gebyar Posyandu Tumbuh-Aktif-Tanggap di Bekasi, Selasa 24 Januari 2012, yang merupakan kegiatan pembuka dari program 2012 yang terdiri atas Kelas Kader dan Kontes di 16 provinsi, serta pemberian penghargaan kepada kader dan posyandu terbaik dalam Jambore Nasional PKK pada Oktober 2012.

Gerakan Posyandu Peduli Tumbuh-Aktif-Tanggap 2012 adalah program kerjasama PKK Pusat dan Nestlé DANCOW Batita dalam upaya memberikan pelatihan untuk meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu melalui sosialisasi 3 (tiga) tanda TAT (Tumbuh-Aktif-Tanggap) sebagai panduan mudah bagi para kader dan orang tua dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan optimal anak. Panduan ini dirumuskan oleh tim ahli yang mewakili kajian ilmu terkait, terdiri atas ahli gizi Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan, ahli psikologi Dra. Mayke Tedjasukmana, M.Psi dan tim ahli PKK Pusat, yang kemudian dituangkan dalam modul-modul pelatihan sebagai panduan dalam pelatihan kader dan pelaksanaan harian posyandu.

Program yang bertujuan turut mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih sehat ini, sesuai visi dan misi Tim Penggerak (TP) PKK Pusat dan Nestlé Indonesia, merupakan kelanjutan dari nota kesepahaman yang ditandatangani Tim Penggerak PKK Pusat dan PT Nestlé Indonesia dalam Seminar Nasional “Batita Indonesia TAT” di Pontianak 30 Mei 2011.

Sebagai sebuah Gerakan Nasional, program ini bertujuan meningkatkan kinerja para kader Posyandu dengan meningkatkan pengetahuan terhadap aspek tumbuh-kembang anak sehingga dapat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Gerakan Posyandu Tumbuh-Aktif-Tanggap mendukung program Pemerintah yakni merevitalisasi dan meningkatkan kualitas Posyandu se-Indonesia. Kami berharap gerakan ini mampu meningkatkan peran para kader Posyandu sebagai garda depan kesehatan dan semakin banyak masyarakat Indonesia datang ke Posyandu untuk memantau tumbuh aktif tanggap batitanya,” ujar Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat Hj. Vita Gamawan Fauzi dalam Gebyar Posyandu TAT.

Sementara Presiden Direktur PT Nestlé Indonesia Arshad Chaudhry mengatakan, “Gerakan Posyandu Peduli TAT merupakan salah satu bentuk kegiatan dari komitmen Nestlé Indonesia dalam turut mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih sehat. Kami optimis melalui gerakan nasional ini kami dapat meningkatkan pengetahuan para kader Posyandu sehingga mendorong dan mewujudkan anak batita Indonesia yang lebih sehat”.

Gebyar Posyandu sebagai pembuka rangkaian program 2012, diselenggarakan di Bekasi dan Malang dengan dihadiri ratusan anggota tim penggerak PKK dan kader Posyandu.

Sedangkan Category Marketing Manager Nestlé DANCOW Growing Up Milk Pritha mengatakan, Nestlé DANCOW Batita ingin selalu meningkatkan pelaksanaan gerakan posyandu secara berkelanjutan. “Kami menyadari bahwa tugas kader PKK sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sangat penting, oleh karena itu di tahun 2012 ini kami membuat Modul Pelatihan Gerakan Posyandu TAT sebagai standar pelajaran tentang tumbuh kembang anak yang optimal dan membantu meningkatkan kualitas posyandu di Indonesia, untuk mewujudkan anak-anak Indonesia yang lebih sehat dan berkualitas, juga memberikan apresiasi kepada kader-kader terbaik di Indonesia.”

Nestlé DANCOW Batita telah menggelar pelatihan bagi para kader melalui program “Ayo ke Posyandu TAT (Tumbuh- Aktif-Tanggap)” sejak tahun 2008 dan hingga kini telah menjangkau lebih dari 15.400 kader di lebih dari 3.700 Posyandu di 16 provinsi, serta melibatkan lebih dari 350.000 ibu rumah tangga, tambah Pritha.

Informasi lebih lanjut mengenai Nestlé DANCOW Batita