Pengurangan yang signifikan: pabrik yang telah menjadi bebas air

Mar 22, 2017
air bersih untuk mencuci tangan

Mengapa membuang air? Pertanyaan ini mendatangi kita semua hari ini, saat kita memperingati World Water Day. Air limbah mungkin bukan sesuatu yang terlalu sering kita pikirkan, tapi sebenarnya perlu. Mengurangi air limbah dan menggunakannya kembali sebisa mungkin dapat membantu menjaga keberlanjutan sumber alam yang berharga ini.

Ada banyak cara untuk mengurangi air limbah di rumah. Matikan keran saat menggosok gigi. Gunakan sistem penghalang air di dalam tangki kakus. Jangan mandi terlalu lama. Hal-hal seperti ini tentunya dapat membantu, tapi World Water Day adalah waktu untuk juga memikirkan solusi yang lebih besar, selain hal-hal yang sederhana.

Salah satu contoh: sebuah pabrik di Meksiko memutuskan untuk mengambil langkah yang lebih drastis. Seluruh keran air yang ada di pabrik ini telah dimatikan, dan penggunaan air di sana pun telah berkurang dari 1,6 juta liter per hari menjadi nol. Hal ini tentunya dapat menjawab pertanyaan 'mengapa membuang air?' tadi.

Memerah manfaat

Pabrik di Meksiko tadi adalah pabrik susu Nestlé yang merupakan lokasi produksi pertama kami di dunia yang menggunakan 'nol air'. Berlokasi di Jalisco, sebuah daerah yang kesulitan air bersih, pabrik itu kini hanya menggunakan air hasil daur ulang dari proses produksi susu.

Secara sederhana, pabrik ini tidak menggunakan air dari tanah atau sumber air lainnya, tapi mendapatkan seluruh air yang dibutuhkan dari susu yang diproses.

Susu sapi segar, yang biasanya mengandung 88% air, dipanaskan dengan tekanan rendah untuk memisahkan kandungan airnya tersebut.



Uap yang dihasilkan dari proses pemanasan tersebut kemudian diubah menjadi embun dan digunakan untuk membersihkan mesin penghasil uap tadi.

Setelah mesin dibersihkan, air bekas membersihkannya dikumpulkan kembali, dimurnikan dan didaur ulang untuk kedua kalinya. Tidak ada air tambahan dari luar yang digunakan dalam seluruh proses ini.

Persediaan air semakin menipis di Meksiko, akibat pertumbuhan populasi. Jadi, menghemat air tanah sangat penting bagi kelayakan hidup masyarakat lokal.

"Di Meksiko, dan di seluruh dunia, air merupakan sumber daya yang sangat penting dan rentan," Paul Bulcke mengatakan. "Peran air dalam produksi makanan dan keberlanjutan kehidupan sangat besar, oleh karena itu Nestlé di seluruh dunia akan terus menjalankan berbagai inisiatif yang dapat berkontribusi terhadap pengelolaan dan akses kepada sumber-sumber daya alam."

Tiga langkah untuk menghemat

Perusahaan kami melakukan pendekatan tiga langkah untuk mengurangi penggunaan air di pabrik.

Pertama, para teknisi mencari cara untuk mengoptimalkan proses-proses produksi yang telah ada. Kedua, mereka akan mencari berbagai kemungkinan untuk menggunakan kembali air yang telah digunakan sebelumnya. Ketiga, mereka akan menemukan cara-cara untuk mengekstrak air dari bahan baku dan kemudian mendaur ulangnya.

Pabrik susu di Meksiko tadi merupakan sebuah contoh yang baik terkait inovasi 'tiga langkah' ini.

Pendekatan dengan tiga area ini telah digunakan di lebih dari 80 pabrik di seluruh dunia, dan telah berhasil membantu mengurangi penggunaan air sebanyak 10-30%.

Keberhasilan pabrik kami di Meksiko telah menginspirasi pabrik susu Nestlé lainnya yang berlokasi di Modesto, California untuk juga menggunakan 'nol air', dan proses untuk menuju ke sana telah dimulai.

Proyek bernilai tujuh juta franc Swiss (sekitar 94 miliar rupiah) ini diharapkan dapat menghemat sebanyak 286 juta liter air per tahun setelah rampung pada 2018.

Sumber daya berharga

Organisasi penelitian global World Resources Institute membantu Nestlé menghemat air dengan cara memastikan pengelolaan air yang memberi manfaat bagi lingkungan, manfaat sosial dan manfaat ekonomis.

Inovasi dan pengelolaan yang cermat telah membantu Nestlé mengurangi konsumsi air hingga sepertiga dari volume sebelumnya selama sepuluh tahun terakhir. Namun upaya peningkatan harus terus dilakukan. Perusahaan kami berkomitmen untuk tetap memimpin berbagai upaya dalam meningkatkan efisiensi dan mengurangi semua jenis limbah sebisa mungkin.

penelitian untuk pengolahan air

Sustainable Development Goal keenam dari PBB adalah untuk mengurangi air limbah yang tidak diolah hingga setengahnya dan meningkatkan daur ulang dan penggunaan kembali air dengan aman. Peran pihak industri sangat penting untuk dapat mewujudkan hal ini.

Upaya-upaya seperti pabrik 'nol air' telah menunjukkan apa yang mungkin dilakukan dan menegaskan kembali pentingnya untuk selalu bertanya, 'mengapa membuang air?'.