Nestlé LACTOGEN 3 ActivGro Persembahkan Happy Date with Legendaddy

To Press Releases listJakarta,Jun 7, 2015

Nestlé LACTOGEN 3 ActivGro mempersembahkan Happy Date with Legendaddy, sebuah acara bagi para ayah dan si kecil untuk berbagi keceriaan di happy beach–taman bermain bertemakan pantai terluas di pusat perbelanjaan yang tercatat dalam Rekor MURI. Acara yang diselenggarakan di Tribeca Central Park Mall sejak Sabtu, 6 Juni ini dimeriahkan dengan rangkaian aktivitas bermain dan belajar bagi sekitar 1.000 pasang ayah dan anak, seperti happy sand, happy creation, happy stacking, happy zoo, happy story dan masih banyak lagi. Puncak acara berlangsung pada hari Minggu, 7 Juni dengan menghadirkan Rini Hildayani, M.Si. dan Choky Sitohang sebagai pembicara dalam diskusi bertajuk “Peran Ayah dalam Mengoptimalkan Keceriaan Anak”.

Happy Date with Legendaddy merupakan rangkaian aktivitas kampanye Legendaddy persembahan Nestlé LACTOGEN 3 ActivGro, yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya peran ayah dalam pengasuhan anak sedini mungkin, di mana ikatan antara ayah dan anak yang kuat dapat memaksimalkan tumbuh kembang si kecil sekaligus menjadikannya sosok anak yang ceria.

Stephen King, Country Business Manager Nestlé Nutrition Indonesia, mengatakan, “Nestlé LACTOGEN 3 ActivGro percaya bahwa ketika kondisi fisik, kognitif dan emosi si kecil berkembang secara positif, maka si kecil akan menjadi sosok yang ceria. Anak yang ceria akan mendukung terciptanya keluarga bahagia secara keseluruhan. Inilah sebabnya kami mensosialisasikan kampanye Legendaddy dan mempersembahkan acara Happy Date with Legendaddy.”

Hingga saat ini, masih banyak yang menganggap peran ayah adalah sebagai tulang punggung dan pemimpin keluarga, sementara ibu yang bertanggung jawab untuk mengasuh anak. Hal ini menunjukkan adanya pemisahan peran antara ayah dan ibu, meski keduanya adalah orang tua si kecil. Kini, banyak ibu yang aktif bekerja di luar rumah. Sebaliknya, para ayah juga berpeluang untuk lebih berperan dalam pengasuhan anak.

Dosen dan psikolog dari Universitas Indonesia Rini Hildayani, M.Si. menjelaskan, "Ayah masa kini diharapkan dapat memberikan dukungan yang mampu mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak. Tidak hanya membutuhkan kenyamanan dari sosok ibu, anak juga memerlukan interaksi dengan ayah untuk melatih keberanian dan kemandiriannya.“ Sebuah penelitian dari Oxford University yang dipimpin oleh Dr. Paul Ramchandani dan diterbitkan dalam Journal of Child Psychology and Psychiatry pada tahun 2012 membuktikan bahwa apabila seorang ayah lebih banyak berinteraksi dengan anak, anak tersebut akan berkembang ke arah yang lebih positif, terutama dalam hal kondisi psikologis di mana mereka menjadi lebih bahagia.

Menurut Choky Sitohang, TV host, pengusaha dan legendaddy dari dua gadis kecil, ayah perlu menghabiskan waktu berkualitas dengan anak mereka. "Lama atau singkatnya waktu bukan menjadi hal yang utama. Hal yang terpenting adalah waktu berkualitas antara ayah dan anak. Kegembiraan anak sesungguhnya merupakan fondasi keluarga yang bahagia. Ketika anak merasa gembira, orang tua pun ikut gembira dan hubungan antara seluruh anggota keluarga menjadi semakin dekat,” ujar Choky.

Untuk lebih terlibat dalam pengasuhan anak, ayah bisa memulainya dengan melakukan kegiatan sederhana, seperti menyanyikan lagu pengantar tidur, membacakan buku, mencium dan memeluk anak, atau menyediakan segelas susu sebelum tidur. Ibu pun diharapkan dapat mendukung dan memberikan kepercayaan kepada ayah untuk melakukan kegiatan-kegiatan ini. Untuk tumbuh kembang anak yang optimal, orang tua juga diharapkan dapat bersikap sensitif, responsif dan konsisten. Ketiga aspek ini dapat membantu anak terhindar dari stres, salah satu faktor yang dapat menyebabkan terjadinya gangguan kesehatan.

Selain ikatan emosional, sistem pencernaan yang sehat juga dapat membantu tumbuh kembang anak secara optimal. Sekitar 80% dari sistem kekebalan tubuh berada dalam saluran pencernaan. Saluran pencernaan ini memiliki komunikasi dua arah dengan otak yang dapat mempengaruhi perkembangan otak. Dalam komunikasi dua arah ini, probiotik memainkan peranan yang sangat penting.

“Pada akhirnya, keterlibatan orang tua yang seimbang dalam proses pengasuhan, asupan nutrisi yang tepat, kondisi psikologis yang mendukung, serta saluran cerna yang sehat akan menghasilkan sosok anak ceria yang berkembang secara optimal. Happy Tummy, Happy Kids,” tutup Stephen King.



Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Nur Shilla Christianto
Head of Corporate Communication
PT Nestlé Indonesia
email: nestle.indonesia@id.nestle.com