MILO School Competition 2015 Terapkan Poin Ranking Nasional


To Press Releases listJakarta,Agust 20, 2015

Ajang kompetisi bulu tangkis tingkat sekolah U-15 MILO School Competition kembali hadir tahun ini dengan penerapan poin ranking nasional yang menjadikan kompetisi ini semakin berkualitas. Sistem poin ranking nasional ini juga akan menjadi data PBSI untuk memantau kualitas para atlet usia dini.

Penyelenggaraan MILO School Competition untuk ke-13 kalinya ini akan diadakan di empat kota yaitu Tasikmalaya 24-29 Agustus, Semarang 31 Agustus-5 September, Balikpapan 14-19 September dan Padang 28 September-3 Oktober dengan total target peserta 2.600 siswa SD dan SMP. Sejak pertama kali digelar tahun 2002, MILO School Competition telah diikuti oleh lebih dari 31.100 siswa SD dan SMP di 25 kota di 16 provinsi.

Saat ini, MILO School Competition menjadi satu-satunya kompetisi bulu tangkis tingkat sekolah U-15 yang ada dalam kalender kegiatan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

“Kami berterima kasih kepada pemerintah, dalam hal ini PBSI, atas dukungannya sehingga MILO School Competition menjadi salah satu kompetisi bulu tangkis yang dapat disejajarkan dengan kompetisi bulu tangkis tingkat nasional lainnya. Kami berkomitmen untuk selalu menjadikan MILO School Competition lebih baik lagi setiap tahunnya dan membantu pemerintah mencari bibit-bibit atlet bulu tangkis masa depan,” ujar Presiden Direktur Nestlé Indonesia Rashid Qureshi dalam acara konferensi pers di Jakarta hari ini.

Beberapa juara MILO School Competition telah berhasil lolos seleksi Pelatnas Cipayung dan menjadi atlet kebanggaan bangsa seperti Jonatan Christie di kategori putra yang saat ini berada di peringkat ke-3 nasional, Anthony Sinisuka Ginting yang berada di peringkat ke-9 nasional dan Hafiz Faisal. Sementara di kategori putri terdapat Aurum Octavia Winata, Jaudza Fadhila Sugiarto, Vehrenica Debora Rumate dan Richi Puspita Dili.

“Dengan diterapkannya poin ranking nasional, MILO School Competition akan menjadi kejuaraan yang lebih berbobot, karena kejuaraan ini akan diikuti oleh para pemain terbaik di tingkat nasional dan tentunya akan banyak pebulutangkis muda yang ikut serta untuk mengejar poin,” ujar Ketua Umum PP PBSI Gita Wirjawan.

Juara nasional MILO School Competition 2015 akan mendapatkan pengalaman di MILO Junior Camp yang lebih menitikberatkan pada pelatihan mental, sementara proses talent scouting akan langsung dilakukan sepenuhnya oleh PBSI.

Sejak tahun 2006, MILO School Competition menggandeng Taufik Hidayat, salah satu legenda bulu tangkis Indonesia yang telah mengukir banyak prestasi. Di tahun ini, MILO School Competition juga menggandeng beberapa legenda bulu tangkis Indonesia seperti Rexy Mainaky, Ricky Soebagdja dan Chandra Wijaya serta beberapa atlet nasional yang pernah berpartisipasi dalam kejuaraan MILO seperti Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting untuk memberikan motivasi, inspirasi serta coaching clinic kepada para peserta MILO School Competition.

“Kami bangga beberapa atlet yang lahir dari kompetisi MILO menjadi atlet kebanggaan bangsa Indonesia. Dengan hadirnya para tokoh bulu tangkis di MILO School Competition tahun ini, kami harap para peserta mendapatkan pengalaman yang berbeda dan dapat memetik pelajaran dari sebuah kompetisi olahraga seperti prinsip pantang menyerah, sportivitas, kepercayaan diri, kerja sama tim serta mental juara,” ujar Business Executive Manager Beverages Nestlé Indonesia Prawitya Soemadijo.



Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Nur Shilla Christianto
Head of Corporate Communication
PT Nestlé Indonesia
email: nestle.indonesia@id.nestle.com