Sejarah kami
Pengalaman lebih dari 150 tahun di bidang nutrisi, kesehatan, dan kesejahteraan
Dunia telah banyak berubah sejak Henri Nestlé dan Page bersaudara meletakkan dasar perusahaan kami pada tahun 1866. Namun, misi kami untuk meningkatkan kehidupan tetap sama.
Hari ini, kami menggunakan keahlian kami yang lebih dari 150 tahun untuk meningkatkan kualitas hidup bagi semua orang. Tidak hanya sekarang, tetapi juga untuk generasi yang akan datang. Kami ingin menciptakan lebih banyak kebahagiaan. Membawa kesehatan yang lebih baik. Membuat nutrisi yang baik dapat diakses dan terjangkau. Dan kami ingin melakukan semua itu sambil melindungi planet yang kami sebut rumah.
Perjalanan waktu melalui cerita Nestlé
Mari ikuti perjalanan sejarah perusahaan Nestlé. Kita akan mulai dari tahun 1866 dan berakhir di masa kini.
Sepanjang perjalanan, kita akan melihat mengapa Henri Nestlé menciptakan sereal bayi, bagaimana perusahaan bertahan menghadapi masa sulit dan dua perang dunia. Kita akan mengikuti akuisisi dan perkembangan ke bidang cokelat, farmasi, dan perawatan hewan peliharaan. Hingga akhirnya sampai di sini hari ini, sebagai perusahaan makanan dan minuman terbesar di dunia. Siap?
Jelajahi cerita kami di bawah ini.
Sejarah perusahaan Nestlé dimulai pada tahun 1866 dengan berdirinya Anglo-Swiss Condensed Milk Company. Henri Nestlé mengembangkan terobosan makanan bayi pada tahun 1867, dan pada tahun 1905 perusahaannya bergabung dengan Anglo-Swiss untuk membentuk apa yang kita kenal sebagai Nestlé Group.
Period highlights
Pada tahun 1905, Nestlé & Anglo Swiss memiliki lebih dari 20 pabrik, dan menjual produknya di Afrika, Asia, Amerika Latin, dan Australia. Menjelang Perang Dunia Pertama, perusahaan menikmati masa kemakmuran yang dikenal sebagai Belle Époque atau 'Zaman Indah'. Nestlé kini menjadi perusahaan susu global.
Period highlights
Pecahnya perang pada tahun 1914 menghadirkan tantangan dan peluang baru. Permintaan akan susu kental dan cokelat meningkat, sementara kekurangan bahan baku dan perdagangan lintas negara memperlambat produksi. Untuk mengatasinya, perusahaan mengakuisisi fasilitas pemrosesan di AS dan Australia. Pada akhir perang, Nestlé & Anglo-Swiss memiliki 40 pabrik.
Period highlights
Setelah perang, permintaan militer untuk susu menurun, sehingga menyebabkan krisis besar bagi Nestlé & Anglo-Swiss pada tahun 1921. Perusahaan berhasil pulih, tetapi kemudian diguncang oleh Wall Street Crash, yang menurunkan daya beli konsumen. Meskipun menghadapi berbagai kemunduran, era tersebut juga membawa banyak hal positif. Korps manajemen perusahaan diprofesionalisasi, penelitian dipusatkan, dan produk-produk pionir seperti kopi Nescafé diluncurkan.
Period highlights
Pecahnya Perang Dunia Kedua pada tahun 1939 memengaruhi hampir seluruh pasar. Nestlé & Anglo-Swiss terus beroperasi dalam kondisi yang sulit, memasok kebutuhan baik untuk warga sipil maupun angkatan bersenjata. Pada tahun 1947, perusahaan menambahkan sup dan bumbu Maggi ke dalam jajaran produknya dan mengadopsi nama Nestlé Alimentana.
Period highlights
Periode setelah perang ditandai dengan meningkatnya kemakmuran. Masyarakat di AS dan Eropa mulai membelanjakan uang untuk mesin-mesin yang memudahkan kehidupan, seperti kulkas dan freezer. Produk makanan praktis juga menjadi populer, dengan Nestlé Alimentana meluncurkan berbagai produk baru termasuk Nesquik dan hidangan siap saji Maggi.
Period highlights
Akuisisi memungkinkan Nestlé memasuki bidang baru seperti makanan beku, sekaligus memperluas bisnis tradisionalnya. Pada tahun 1970-an, perusahaan melakukan diversifikasi ke sektor farmasi dan kosmetik. Meningkatnya kritik dari kelompok aktivis menuduh bahwa pemasaran makanan bayi oleh Nestlé tidak etis. Nestlé kemudian menjadi salah satu perusahaan pertama yang menerapkan Kode WHO tentang Pengganti ASI.
Period highlights
Setelah bertahun-tahun berkembang, Nestlé melepaskan merek-merek yang tidak menguntungkan. Perusahaan mulai mempromosikan merek yang memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin sadar kesehatan, sejalan dengan strategi baru “Nutrition, Health and Wellness.” Nestlé memperluas kehadirannya di AS, Eropa Timur, dan Asia, serta membidik posisi sebagai pemimpin global dalam kategori air minum, es krim, dan makanan hewan.
Period highlights
Nestlé merumuskan pendekatan Creating Shared Value (CSV) dalam menjalankan bisnisnya. Ini diikuti dengan peluncuran Nestlé Cocoa Plan dan Nescafé Plan untuk membangun rantai pasok yang lebih berkelanjutan. Sementara perusahaan terus memperkuat posisinya di segmen tradisional seperti susu formula dan makanan beku, Nestlé juga mulai berfokus pada nutrisi medis.
Period highlights
Selain segmen pasar tradisional, Nestlé terus menemukan peluang pertumbuhan baru di bidang kesehatan. Nestlé mengakuisisi berbagai bisnis seperti Zenpep, Vital Proteins, Aimmune, serta kepemilikan mayoritas di Orgain, pemimpin nutrisi berbasis nabati. Perusahaan juga meningkatkan komitmen keberlanjutan, termasuk kemasan dapat didaur ulang dan target Net Zero Emissions.
Period highlights