Sort by
Sort by

Inaugurasi Unit Biogas ke-5000 bagi Para Peternak Sapi Perah di Jawa Timur

Malang, 6 Februari 2013 – Unit Biogas ke-5000 bagi para peternak sapi perah anggota koperasi mitra Nestlé Indonesia di Jawa Timur telah diresmikan pada hari Rabu (6/2) di kediaman Bapak Paryono, salah satu anggota Koperasi Sinau Andadani Ekonomi (SAE) Pujon, Desa Delik, Madirdo, Pujon, Malang. Acara peresmian yang digelar secara sederhana tersebut dihadiri oleh Duta Besar Swiss untuk Indonesia Heinz Walker-Nederkoorn dan Presiden Direktur Nestlé Indonesia Arshad Chaudhry.

Acara peresmian diikuti dengan sebuah seminar bertema "Biogas untuk Peternakan Sapi Perah yang Berkelanjutan" di Hotel Santika Premiere Malang, Jawa Timur. Seminar tersebut menghadirkan Diah S. Saminarsih, Asisten Utusan Khusus Presiden RI untuk MDGs; Verania Andria, Manajer Program United Nations Development Programme (UNDP) untuk Energi Berkelanjutan; Ir. Maskur, Kepala Dinas Peternakan Jawa Timur; Abdi Suwasono, Kepala Koperasi SAE Pujon; Robert de Groot, Manajer Program Biogas Rumah (BIRU) - Hivos; dan Pariatmoko, Head of Milk Procurement and Dairy Development Nestlé Indonesia, dengan moderator Dr. Ir. Tridjoko Wisnu Murti, DEA dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Implementasi teknologi Biogas di area peternakan sapi perah di Jawa Timur selama ini dilakukan atas kerja sama dengan HIVOS-Yayasan Rumah Energi, sebagai penasehat teknis dalam pembangunan dan penggunaan kubah biogas, sejak tahun 2010. Kerja sama ini dinilai telah berhasil meningkatkan akses terhadap sumber energi terbarukan dengan harga yang terjangkau, serta mengurangi dampak lingkungan maupun kesehatan dari peternakan sapi perah.

“Untuk terus meningkatkan dampak dan manfaat positif dari Biogas sebagai sumber energi terbarukan bagi kehidupan para peternak sapi perah dalam aspek lingkungan, sosial dan ekonomi, Nestlé Indonesia berkomitmen untuk mendukung pembangunan unit Biogas hingga dapat menjangkau keseluruhan dari 33 000 peternak sapi perah anggota koperasi mitra di Jawa Timur hingga akhir 2015,” ungkap Presiden Direktur Nestlé Indonesia Arshad Chaudhry.

“Komitmen ini merupakan bagian dari upaya Nestlé Indonesia menciptakan manfaat bagi para peternak sapi perah anggota koperasi mitra Nestlé Indonesia di Jawa Timur, sebagai salah satu pemangku kepentingan kami. Kami menyebut upaya ini sebagai Creating Shared Value, karena kami yakin bahwa agar perusahan dapat mencapai sukses dalam jangka panjang maka kami harus mampu menciptakan manfaat bagi masyarakat di sepanjang mata rantai bisnis kami,” tambah Arshad.