20 juta anak muda dilatih pada tahun 2020 berkat upaya Nestlé dan 21 perusahaan lainnya

Global Youth

Mempersiapkan kaum muda untuk karir profesional mereka adalah tujuan utama Global Alliance for YOUth. Aliansi ini, di mana Nestlé adalah salah satu anggota pendiri, hari ini mengumumkan bahwa terlepas dari COVID-19, Aliansi mendukung 20 juta anak muda pada tahun 2020 dengan pelatihan yang relevan untuk mengembangkan keterampilan dalam mencari pekerjaan atau memulai wirausaha. Tonggak sejarah ini dicapai berkat upaya dari 22 anggota perusahaan dari sektor swasta. Sejak bergabung di World Economic Forum di Davos pada 2019, perusahaan-perusahaan ini telah membantu lebih dari 15 juta anak muda membangun keterampilan yang menarik bagi pemberi kerja melalui Global Alliance for YOUth.

Menurut Organisasi Buruh Internasional (International Labour Organization), dampak pandemi pada kaum muda sangat dalam dan tidak proporsional. Gangguan yang parah pada pembelajaran dan pekerjaan, diperparah oleh krisis kesehatan, telah menyebabkan kemerosotan kesehatan mental anak muda. Selama masa-masa yang belum pernah terjadi sebelumnya ini, Global Alliance for YOUth lebih berkomitmen untuk terus mendukung kaum muda dengan membantu mereka memperoleh keterampilan digital yang penting, soft skill, dan keterampilan STEM (sains, teknologi, teknik, dan matematika). Mereka menerima nasihat karir dan mendapatkan dukungan untuk kewirausahaan mereka melalui program yang dikembangkan oleh anggota Global Alliance for YOUth.

Laurent Freixe, CEO Nestlé Amerika dan Ketua Global Alliance for YOUth menekankan pentingnya bekerja dengan perusahaan sektor swasta yang berpikiran sama untuk memaksimalkan dampak: "Anak-anak muda sangat membutuhkan bantuan untuk masuk dan berkembang di pasar tenaga kerja. Perusahaan adalah aktor kunci dari perubahan yang terukur di dalam ruang kerja anak muda. Oleh karena itu, sangat penting untuk menggabungkan kekuatan dan bekerja sama untuk mendukung kemampuan kerja anak muda dan memberikan solusi bagi anak muda tunakarya. "


Hingga saat ini, 22 perusahaan global telah bergabung dalam Global Alliance for YOUth: Accenture, The Adecco Group, BT, Cargill, CEMEX, Egon Zehnder, Engie, EY, Facebook, Firmenich, L'Oréal, Mercer, Microsoft, Nestlé, NielsenIQ, Publicis Groupe, SAP , Sodexo, Starbucks, Rockwell Automation, White & Case, dan Willis Towers Watson.

Baca siaran pers lengkap


Informasi lebih lanjut tentang Global Alliance for YOUth di LinkedIn