Di dunia kerja yang terus berubah, memiliki rencana pengembangan karir bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Anda tidak hanya dituntut untuk bekerja dengan baik, tetapi juga untuk terus belajar, beradaptasi, dan meningkatkan kompetensi. Di sinilah pentingnya strategi pengembangan karir yang terarah dan berkelanjutan.
Nestlé memahami bahwa pertumbuhan bisnis berjalan seiring dengan pertumbuhan individu di dalamnya. Karena itu, pengembangan karir di Nestlé dirancang bukan hanya untuk membantu karyawan mencapai jenjang karir yang lebih tinggi, tetapi juga untuk membangun karir profesional yang berdampak, bahkan hingga ke level global.
Artikel ini akan membahas bagaimana Nestlé menerapkan mindset “grow together”, kerangka 70-20-10, hingga peluang international mobility yang memungkinkan Anda berkembang lintas fungsi dan lintas negara.
Mengenal Pengembangan Karir di Nestlé
Pengembangan karir di Nestlé berangkat dari prinsip bahwa performa dan pembelajaran berjalan beriringan. Konsep ini dikenal dengan mindset grow together: perusahaan bertumbuh, karyawan pun ikut berkembang.
Mindset “Grow Together”
Di Nestlé, pertumbuhan tidak hanya diukur dari hasil bisnis, tetapi juga dari proses pembelajaran. Evaluasi kerja dilakukan secara berkala untuk memastikan setiap individu memahami kekuatan, area pengembangan, dan peluang peningkatan kompetensi. Pendekatan ini mendorong karyawan untuk:
- Terbuka terhadap feedback
- Aktif mencari peluang belajar
- Memiliki perencanaan karir yang jelas
- Mengembangkan karir profesional secara berkelanjutan
Dengan sistem evaluasi kerja yang terstruktur, karyawan tidak hanya mengejar target, tetapi juga membangun fondasi untuk naik jabatan atau promosi jabatan berdasarkan performa dan potensi.
Kerangka 70-20-10: Belajar dari Pengalaman Nyata
Salah satu strategi pengembangan karir yang diterapkan adalah kerangka 70-20-10:
- 70% On-the-Job Learning
Pembelajaran terbesar terjadi melalui pengalaman langsung di pekerjaan. Proyek lintas fungsi (cross-function), rotasi jabatan, dan tanggung jawab baru menjadi sarana utama untuk upskill.
- 20% Mentoring & Peer Learning
Diskusi dengan atasan, mentoring, dan pembelajaran antar rekan kerja membantu memperluas perspektif dan mempercepat perkembangan.
- 10% Pelatihan Formal
Termasuk pelatihan internal, workshop, hingga sertifikasi profesional yang relevan dengan kebutuhan bisnis.
Model ini membantu Anda mengembangkan kompetensi teknis maupun kepemimpinan secara seimbang. Tidak hanya mengandalkan pelatihan formal, tetapi juga pengalaman nyata yang membentuk kesiapan untuk jenjang karir berikutnya.
Self-Development: Dari Rencana Pribadi ke Aksi Nyata
Pengembangan karir yang efektif selalu dimulai dari kesadaran diri. Di Nestlé, setiap karyawan didorong untuk menyusun Individual Development Plan (IDP). Apa Itu IDP? IDP adalah dokumen perencanaan karir yang berisi:
- Tujuan jangka pendek dan panjang
- Kompetensi yang perlu ditingkatkan
- Rencana pelatihan atau sertifikasi
- Target pengalaman kerja tertentu
IDP tidak dibuat secara sepihak. Prosesnya melibatkan diskusi dengan atasan untuk memastikan keselarasan antara aspirasi individu dan kebutuhan bisnis.
Perencanaan karir tanpa aksi hanyalah wacana. Oleh karena itu, IDP diikuti dengan langkah konkret seperti:
- Mengambil proyek strategis
- Mengikuti pelatihan khusus
- Mengembangkan skill digital atau leadership
- Mendaftar program pengembangan internal
Pendekatan ini membuat pengembangan karir lebih terarah, terukur, dan berdampak langsung terhadap peluang promosi jabatan maupun pengayaan peran.
Jenjang Karir dan Mobilitas Internal
Salah satu kekuatan Nestlé adalah peluang mobilitas internal yang luas. Anda tidak harus terpaku pada satu fungsi atau departemen. Perpindahan lintas fungsi memungkinkan Anda:
- Memahami bisnis secara menyeluruh
- Mengembangkan skill baru
- Memperluas jaringan profesional
- Meningkatkan kesiapan untuk posisi kepemimpinan
Pengalaman lintas fungsi menjadi nilai tambah penting dalam membangun karir profesional yang berkelanjutan.
Kesempatan Global: International Mobility
Nestlé sebagai perusahaan global membuka peluang bagi karyawan untuk mengembangkan karir di luar negeri. Beberapa bentuk international mobility antara lain:
- Regional Assignment (penugasan regional jangka pendek)
- Expatriate Assignment (penempatan jangka menengah)
- Permanent Transfer (transfer permanen ke negara lain)
Peluang ini menjadi bagian dari strategi pengembangan karir global yang memungkinkan Anda membangun pengalaman lintas budaya.
Kriteria Kesiapan
Tidak semua orang langsung siap untuk penugasan internasional. Beberapa kriteria utama meliputi:
● Performa kerja yang konsisten dan kuat
● Potensi kepemimpinan
● Kemampuan bahasa asing
● Cultural readiness
● Kesesuaian dengan kebutuhan pasar
Dengan persiapan yang matang dan evaluasi kerja yang objektif, peluang ini menjadi langkah besar dalam memperluas jenjang karir Anda.
Peran Sertifikasi dan Upskill
Di era digital, upskill menjadi kunci keberlanjutan karir. Nestlé mendorong karyawan untuk mengikuti pelatihan maupun sertifikasi yang relevan dengan peran dan kebutuhan masa depan.
Sertifikasi profesional tidak hanya meningkatkan kompetensi, tetapi juga memperkuat kredibilitas dalam proses naik jabatan. Kombinasi antara pengalaman kerja, hasil evaluasi kerja, dan peningkatan skill menciptakan fondasi yang kokoh untuk pengembangan karir jangka panjang.
Membangun Karir Profesional yang Berkelanjutan
Pengembangan karir bukan hanya tentang promosi jabatan, tetapi tentang perjalanan pembelajaran yang konsisten. Dengan perencanaan karir yang matang, strategi pengembangan karir yang jelas, dan dukungan organisasi, Anda dapat membangun karir profesional yang adaptif terhadap perubahan industri.
Di Nestlé, pengembangan karir dipandang sebagai investasi jangka panjang, bagi individu maupun perusahaan. Ketika karyawan berkembang, organisasi pun tumbuh bersama.
Jika Anda ingin terus bertumbuh, memperluas kompetensi, dan bahkan menjajaki peluang global, perjalanan tersebut dimulai dari komitmen untuk belajar dan berkembang setiap hari.
Dapatkan informasi terupdate tentang kesempatan berkarir di Nestlé melalui Instagram kami di @nestlecareers.id dan temukan peluang untuk mengembangkan potensi terbaik Anda.
Pertanyaan Seputar Pengembangan Karir
- Apa yang dimaksud dengan pengembangan karier?
Pengembangan karier adalah proses terencana untuk meningkatkan kompetensi, pengalaman, dan kesiapan individu agar dapat mencapai tujuan jenjang karir tertentu melalui pelatihan, pengalaman kerja, dan evaluasi berkelanjutan.
- Apa saja program pengembangan karir?
Program pengembangan karir dapat meliputi pelatihan formal, mentoring, rotasi jabatan, cross-function assignment, sertifikasi profesional, hingga penugasan internasional.
- Faktor apa saja yang mempengaruhi pengembangan karir?
Faktor utama meliputi performa kerja, potensi kepemimpinan, kemampuan teknis, soft skills, kesiapan belajar, dukungan organisasi, serta peluang yang tersedia.
- Bagaimana cara mengembangkan karier?
Anda dapat mengembangkan karier dengan menyusun perencanaan karir (IDP), aktif mencari feedback, mengikuti pelatihan atau sertifikasi, memperluas pengalaman lintas fungsi, dan konsisten meningkatkan performa.
- Kenapa pengembangan karir penting?
Pengembangan karir penting untuk menjaga relevansi kompetensi, membuka peluang promosi jabatan, meningkatkan kepuasan kerja, serta mendukung pertumbuhan organisasi secara berkelanjutan.
Referensi:
- Noe, R. A. (2020). Employee training and development (8th ed.). McGraw-Hill Education.
- Dessler, G. (2020). Human resource management (16th ed.). Pearson.
- World Economic Forum. (2023). The future of jobs report 2023. World Economic Forum.
- Armstrong, M., & Taylor, S. (2020). Armstrong's handbook of human resource management practice (15th ed.). Kogan Page.