Jakarta, 13 Agustus 2026 - Sejak didirikan lebih dari 160 tahun yang lalu, Nestlé memiliki komitmen untuk mendukung tumbuh kembang anak melalui pemenuhan gizi yang tepat dan penerapan pola hidup sehat. Di Indonesia, komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai inisiatif yang mendorong kebiasaan hidup sehat sejak dini, mulai dari edukasi gizi hingga kegiatan yang mengajak anak-anak untuk aktif bergerak. Nestlé Indonesia meyakini bahwa setiap anak berhak mendapatkan kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal melalui akses terhadap gizi seimbang, lingkungan yang mendukung, serta pengalaman belajar yang positif dan menyenangkan.
Sejalan dengan komitmen tersebut, pada 1 Agustus 2026, Nestlé Indonesia menghadirkan berbagai aktivitas interaktif dan edukatif bagi karyawan beserta anak-anak mereka untuk merayakan keceriaan anak sekaligus mendorong kebiasaan hidup sehat sejak dini.
Dalam rangka merayakan Hari Anak Nasional tahun ini, Nestlé Indonesia menggelar kegiatan yang diikuti oleh karyawan bersama anak-anak mereka di Galeri Nestlé yang terletak di Pabrik Karawang. Selain karyawan dan keluarga, kegiatan yang diikuti oleh 120 peserta ini turut dihadiri oleh media nasional maupun regional.
Rangkaian acara dibuka dengan pengenalan mengenai perjalanan dan produk-produk Nestlé. Selanjutnya, para peserta diajak mengikuti MILOrobic, senam keluarga yang diciptakan oleh Nestlé MILO untuk menginspirasi keluarga Indonesia agar aktif bergerak sejak dini. Setelah menikmati segelas MILO dingin, anak-anak mengikuti sarapan bersama serta aktivitas mewarnai dan menggambar bersama KOKO KRUNCH untuk menyalurkan kreativitas mereka. Sementara itu, para orang tua mengikuti sesi DANCOW Nutrition Talk dan Cek Labelnya untuk memperoleh wawasan praktis mengenai pemenuhan gizi anak serta cara memilih makanan dan minuman yang tepat bagi keluarga.
Fajar Dewantara, Corporate Affairs Director PT Nestlé Indonesia, mengatakan, “Tahun ini, kami berinisiatif mengundang karyawan dan media untuk hadir bersama anak-anak mereka di Galeri Nestlé yang ada di Pabrik Karawang dalam merayakan Hari Anak Nasional. Kami berharap kegiatan ini dapat mendukung terbentuknya ekosistem pendukung tumbuh kembang anak di lingkungan keluarga Nestlé dan menginspirasi banyak pihak dalam membentuk generasi penerus yang sehat, cerdas, dan tangguh.”
Bagi keluarga karyawan, pengalaman tersebut tidak hanya memperkenalkan lingkungan kerja orang tua, tetapi juga membuka kesempatan bagi anak untuk melihat secara langsung bagaimana produk yang mereka kenal sehari-hari dikembangkan. Momen ini menjadi bagian dari upaya Nestlé Indonesia untuk menghadirkan pengalaman yang bermakna bagi keluarga, sekaligus menginspirasi anak-anak tentang pentingnya gizi dalam tumbuh kembang mereka.
Salah satu karyawan Nestlé, Zahra Juwita, hadir bersama putrinya, Dayana. Bagi Zahra, kegiatan ini memberikan kesempatan untuk lebih memperkenalkan Nestlé kepada putrinya sekaligus berbagi cerita mengenai pekerjaannya sehari-hari.
“Dengan melihat langsung bagaimana produk Nestlé diproduksi di Pabrik Karawang, putri saya, Dayana, dapat memahami bagaimana Nestlé beroperasi dan melihat secara nyata hubungan pekerjaan saya dengan produk-produk yang dihasilkan. Selain itu, Dayana juga dapat menyaksikan langsung proses produksi minuman MILO yang dia nikmati setiap hari. Hal ini membuat saya bangga dapat berbagi pengalaman tentang pekerjaan saya sekaligus memperkenalkan lingkungan kerja saya kepada putri saya melalui pengalaman yang menyenangkan,” ujar Zahra.
Komitmen Nestlé Indonesia dalam membangun ekosistem pendukung tumbuh kembang anak Indonesia diwujudkan melalui berbagai program selama lebih dari 50 tahun. Salah satunya adalah Nestlé Dukung Anak Indonesia (Nestlé for Healthier Kids/N4HK) yang berfokus pada pencegahan stunting dan telah menjangkau lebih dari 1.300 anak di seluruh Indonesia.
Selain itu, melalui berbagai unit bisnisnya, Nestlé Indonesia juga menyelenggarakan beragam inisiatif untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak Indonesia. MILO School Development Program, yang dijalankan oleh Nestlé MILO sejak 2020 hingga 2025, telah menjangkau lebih dari 30 juta siswa di seluruh Indonesia. Program ini menghadirkan aktivitas olahraga di lingkungan sekolah yang bertujuan mendorong anak sejak usia dini untuk melakukan aktivitas fisik sebagai bagian dari keseharian mereka.
Untuk menginspirasi anak-anak agar menjadikan waktu sarapan lebih bermakna sekaligus membangkitkan semangat menjalani hari dengan lebih kreatif, KOKO KRUNCH menghadirkan KOKO KRUNCH Kreatif Club. Program yang dilaksanakan sejak 2024 hingga saat ini tersebut telah menjangkau lebih dari 28.000 siswa sekolah dasar.
Sementara itu, Nestlé DANCOW menghadirkan program DANCOW Indonesia Cerdas sejak 2025 yang telah diikuti oleh sekitar 360.000 siswa sekolah dasar di Indonesia. Program ini menggabungkan tantangan akademik dan non-akademik melalui kegiatan yang interaktif dan menyenangkan untuk mendorong pengetahuan, kreativitas, kemampuan pemecahan masalah, kerja sama, serta kemampuan berpikir kritis anak.
Berbagai program tersebut menunjukkan pendekatan Nestlé Indonesia dalam mendukung tumbuh kembang anak Indonesia melalui aspek-aspek yang saling melengkapi, mulai dari pemenuhan asupan gizi yang tepat dan seimbang, aktivitas fisik, hingga stimulasi dan pembelajaran. Pada saat yang sama, orang tua turut dilibatkan melalui berbagai edukasi yang membantu mereka memahami kebutuhan anak pada setiap tahap tumbuh kembangnya.
Hingga saat ini, Nestlé telah berhasil menjangkau sekitar 31 juta anak Indonesia serta melibatkan orang tua dan guru di berbagai wilayah Indonesia.
“Pada Hari Anak Nasional tahun ini, Nestlé Indonesia kembali mempertegas komitmennya dalam membangun ekosistem yang mendukung tumbuh kembang anak, karena setiap anak berhak tumbuh dan berkembang secara optimal dalam lingkungan yang sehat dan penuh dukungan. Upaya tersebut kami hadirkan melalui berbagai program yang menjangkau anak-anak, keluarga, serta masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Komitmen ini juga kami mulai dari lingkungan terdekat, yaitu keluarga karyawan Nestlé. Selamat Hari Anak Nasional!” tutup Fajar Dewantara.